Atina Liestyawati

Tampilkan postingan dengan label Dua Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dua Fisika. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Desember 2020

Smanpat

 


Aku  graha tak bernyawa memilih berdiri diantara sejuta harapan dan keinginan.  Tubuhku ringkih ditelan perkembangan zaman.  Hancur lalu tersapu angin  disaksikan langit  merah jingga.

Kini umurku bertambah sepuh namun penampilan bak artis belia nan cantik, tak kau dapati lagi kelasmu yang dulu, kelas tak berjendela satu, tempatmu menggantung dagu dan berlalu.

Wahai alumnus jiwa…. kalian pernah berteduh di bawah naungan sayapku, kuberikan kehangatan, kusaksikan gairah semangat membara, kau gantungkan cita-cita harapan diatas langit-lagitku. Kemudian perlahan terbang sampai keujung cakrawala.

Aku hanya seonggok tanah yang menyokong kaki mungil kalian, memberi pijakan saat lelah menerpa raga.  Berdiri dibawah terik surya, tak peduli hujan mendera, demi pengabdian nyata.

Namamu tergores di wajah dinding-dinding bisu, meja bangku berbaris menyimpan berjuta kenangan, tak pernah mengeluh walau dirimu berlalu.

Wahai alumnus jiwa… kepakan terus impianmu,  buat aku bangga.  Ukir prestasimu di canvas  langit biru memantaskan diri tuk sebuah harapan dan peran sekecil apapun itu.

Aku tetap  menantimu di sini, di hamparan mimpi tak berujung hingga waktunya tiba.

Proud of you…

Palu, 26 Desember 2020

Kamis, 17 Desember 2020

SUSMIN


oleh : Atina Liestyawati

Mendengar namamu orang akan berpikir kamu adalah warga keturunan Tionghoa. Nama yang unik  Tapi sebenarnya dirimu asli anak Tanah Kaili, Buni Tadulako tercinta.

Gadis manis berambut sebahu  jarang terdengar suaramu, namun ramah, jika tertawa maka sebaris gigi putihmu menghiasi wajah nan eksotis. Megenal pribadimu yang tangguh, kuat dan berani. Itu yang terlintas di pikiranku saat ini.  Saat mengingat kembali memori berapa dekade lalu.

Gadis paling kuat di kelasku, bagaimana tidak di pelajaran Olah Raga yang diampuh Pak Hasan  waktu itu seisi kelas mendapapat materi praktik Lari Jarak Jauh.  Jarak yang harus kita tempuh sekitar 1.000 meter membuat nafas ngos ngosan dan jantung berdetak kencang.  Dirimulah yang ada di posisi terdepan mengalahkan semua rekan-rekanmu.

Setiap  hari dirimu yang kedapati tiba pertama di kelas, tidak pernah telat padahal jarak rumahmu jauh di Donggala Kodi, pulang pergi ke sekolah jalan kaki selalu kau lakoni, tanpa mengeluh. Bukan hanya itu kita pernah ikut les Bahasa Inggris di kelurahan Besusu, kesanapun terkadang  kau tempuh dengan jalan kaki.  Salut buatmu sobat

Sama dengan teman sebangkumu “Yohana”.  Selepas penamatan,  saya tak pernah bersua lagi denganmu hingga  kutulis sekelumit kenangan dirimu.  Di sosial media tak nanpak, apa perlu saya menyewa detektif tuk menemukanmu. Hehehe… becanda.


Palu, 17 Desember 2020


YOHANA LINDA

 


YOHANA LINDA

Oleh : Atina Liestyawati

 

Yohana ganis manis asal Tanah Toraja, tanah yang penuh cerita keindahan alam dan budayanya. Diusia remaja meninggalkan kota kelahirannya meuntut ilmu ke provinsi sebelah. Dialek kedaerahannya yang masih kental, suka senyum menghiasi hari harinya di kelas 2 Fisika. Kelas kami.

Ya…. Si anak manis itu tidak tau kondisi tempatnya kan menuntuk ilmu.  Ikut sang kakak yang bertugas sebagai Tenaga Medis di kelurahan Watusampu. Pikirnya jarak rumah sang kakak dengan sekolah dekat….ternyata bertolak belakang dengan apa yang dibayangkan sebelumnya.

Saban hari setelah jam sekolah usai, yohana dan beberapa rekan lainnya harus numpang di mobil truk Pertamina agar bisa sampai di rumah . Bumi bahari lokasi sekolah kami  ke watusampu berjarak kurang lebih 20 km. Tak satupun angkot yang melayani trayek sejauh itu.   Sebuah perjuangan dan semangat yang luar biasa.  Mungkin sekarang tidak ada lagi anak sekolahan yang punya cerita sepertimu.

Kemarin tiba-tiba muncul grup WA kelas kita, tapi dirimu tak kutemui di dalamnya,  Dimana dirimu bersembunyi sobat. Semoga suatu saat kita bisa bersua.

Palu, 16 Desember 2020

RINDU

  dalam rindu ku masih berharap berharap kau kan hadir mengisi hari hariku lagi rindu kicauanmu ...rindu celotehmu... rindu anggukanmu... ri...